Foto: Metrotv

Foto: Metrotv

Jakarta, LiputanIslam.com — Satpol PP akan dipersenjatai dengan pistol? Ya itulah yang hendak dilakukan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Pria yang akrab disapa Ahok ini, menyatakan ada aparat yang ‘bermain’ sehingga urusan pedagang kaki lima (PKL) di Monas tak pernah tuntas. PKL berani karena ada yang melindungi mereka.

Ahok pun berancang-ancang mempersenjatai Satpol PP dengan pistol.  Tujuannya, tidak lain tidak bukan, untuk “meladeni” aparat yang melindungi PKL Monas. “Saya kira ada oknum TNI yang terlibat,” kata Ahok di Balai Kota, Senin, 4 Guastus 2014, seperti dilansir Metrotvnews.

Ahok tak habis pikir, mengapa sehabis melakukan “pembersihan” di Monas, anggota Satpol PP selalu dipanggil dan diperiksa polisi dengan tuduhan pengeroyokan. Selalu berulang seperti itu. “Ini kan konyol!” kata Ahok.

Kondisi ini, menurut Ahok, dinilai tak sehat. Lantaran itu, Ahok bakal membekali Satpol PP dengan rompi antipeluru. Kalau perlu, tambah Ahok, sekalian dibekali pistol. “Sekarang sudah nggak bisa ancam-mengancam kaya gini. Saya mau Satpol PP belajar menembak. Tinggal kita kasih rompi anti-peluru sama pistol. Kalo lawan yang dihadapi pakai senjata tajam, Anda (juga) harus pakai senjata tajam,” ungkap Ahok.

Ahok mau urusan PKL di Monas cepat kelar. Sebersih-bersihnya. “Biar baku tembak saja (sekalian) di depan Istana,” tegas Ahok.

Hanya saja, apakah penggunaan senjata merupakan solusi untuk menyelesaikan masalah? (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL