Ilustrasi aktivitas para nelayan Yaman di Hudaydah.

Hudaydah,LiputanIslam.com—Agresi militer koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman telah menyebabkan kerugian dan kerusakan dari berbagai aspek kehidupan, seperti: menyebabkan banyaknya korban jiwa, kerusakan infrastruktur, sosial, dan ekonomi.

Berdasarkan atas laporan dari kantor berita berbahasa Arab, Al-Alam, pada Senin (25/3), sektor perikanan di Yaman alami kerugian senilai tujuh milyar dolar. Selain itu, agresi juga telah menyebabkan 260 nelayan terbunuh, 211 mengalami luka-luka, 1.101 nelayan diculik, dan 44 nelayan berada di penjara agresor koalisi Saudi.

81 fasilitas perikanan pun telah menjadi target serangan dan 249 kapal nelayan dihancurkan. Segala bentuk kerugian ini belum termasuk puluhan ribu nelayan yang terpaksa harus pergi meninggalkan mata pencaharian, agar terhindar dari serangan.

Gubernur Provinsi Hudaydah menekankan pentingnya awak media internasional mengetahui betapa besar kerugian yang harus ditanggung oleh rakyat Yaman, khususnya para nelayan akibat agresi militer kelompok Arab Saudi di Yaman.

Agresi militer koalisi Arab Saudi di Yaman telah berlangsung selama empat tahun. Agresi ini bertujuan untuk mengembalikan pemerintah Abd Rabbuh Mansur Hadi ke tampuk kekuasaan. Namun hingga kini, koalisi belum mampu mewujudkan tujuannya. Di sisi lain, perang telah menyebabkan berbagai krisis di Yaman. Banyak kecaman telah datang dari organisasi internasional agar perang Yaman segera dihentikan, demi menyelamatkan kehidupan masyarakat Yaman yang semakin memprihatinkan.(fd/Al-Alam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*