menteri intelejen israel

Menteri Intelejen Israel

Tel Aviv, LiputanIslam.com – Berbagai kecaman yang datang dari penjuru dunia tidak membuat Israel bergeming dari agresi militernya di Jalur Gaza. Dari keterangan Menteri Intelejen Israel, Yuval Steinitz, diungkapkan bahwa Rezim Zionis Israel tidak akan menghentikan Operation Protective Edge yang telah menewaskan ratusan lebih penduduk Palestina.

Ia juga mengungkapkan bahwa operasi militer ini akan dihentikan jika Israel telah merebut penuh kontrol atas Gaza.

“Ada kemungkinan operasi ini akan berakhir, jika Israel telah mengontrol penuh kawasan Gaza,” jelasnya, seperti dilansir Press TV, 20 Juli 2014.

Pernyataan Steinitz merupakan hasil dari kesepakatan kabinet bidang keamanan Israel, yang telah bertekad bulat untuk memperluas daerah di Gaza yang akan diinvansi oleh Tentara Israel.

Menurut  Steinitz, Hamas tidak menyepakati tawaran untuk gencatan senjata, dan karenanya, Tel Aviv memastikan bahwa pihaknya tidak akan buru-buru mengakhiri serangannya di Jalur Gaza.

Sebelumnya, Menteri Perang Israel, Moshe Ya’lon mengatakan bahwa Israel akan terus menggiatkan Operation Protective Edge, dan akan membalas serangan Hamasdengan segenap kekuatan.

Namun dilain pihak, anggota Knesset Israel, Haneen Zoabi, justru menyatakan hal yang bertolak belakang. Menurutnya, Israel tidak  akan melanjutkan perang di Jalur Gaza dalam waktu yang lama. Mengapa?

Karena penduduk Israel, menurut dia, hanya mendukung peperangan singkat. Mereka tidak ingin perang yang berlarut-larut, yang tentunya akan mengganggu aktivitas mereka sehari-hari.

Zoabi juga menuturkan, bahwa penduduk Israel tidak akan bersedia  untuk tinggal di kantung-kantung yang aman – guna berlindung – dalam waktu yang lama. Ia percaya, kekuatan militer Israel akan dapat dengan mudah menyelesaikan peperangan, sehingga konflik ini tidak merusak liburan musim panas mereka.

Hingga hari ini, dilaporkan telah  410 warga Gaza gugur  dan lebih dari 3000 orang lainnya terluka. Serangan Israel  berlangsung tanpa henti,  baik dari  udara dan darat di Jalur Gaza yang terkepung.

Pemimpin senior Hamas,  Mahmoud al-Zahar,  telah menyerukan kepada dunia internasional  agar dilakukan  penyelidikan  atas pembantaian yang dilakukan Zionis Israel kepada rakyat Palestina di Jalur Gaza. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL