agen amerika di ukrainaKiev, LiputanIslam.com — Sebuah video yang dirilis situs Before It’s News (BIN) baru-baru ini membuktikan keterlibatan Amerika dalam kerusuhan di Ukraina.

Dalam video tersebut terlihat seorang agen CIA tertangkap aparat keamanan Ukraina dalam demonstrasi di Ukraina 18 Februari lalu.

Dari identitas yang berhasil didapatkan aparat keamanan Ukraina, sang agen tersebut berasal dari divisi khusus Special Activities Division (SAD), sebuah divisi dalam National Clandestine Service (NCS) yang merupakan bagian dari Central Inteligent Agency (CIA), yang bertanggung-jawab untuk melaksanakan operasi-operasi rahasia yang dikenal dengan sebutan ”special activities”. Demikian keterangan BIN.

Dalam SAD, ada dua kelompok terpisah, SOG untuk  operasi paramiliter taktis dan PAG untuk aksi-aksi politik rahasia.

Special Operation Group (SOG) atau Kelompok Operasi Rahasia adalah departemen khusus di dalam SAD yang bertanggung jawab untuk operasi pengumpulan intelijen-intelijen asing dari negara-negara dan wilayah yang berseteru, dan juga koordinator semua aksi militer kelas tinggi atau operasi intelijen dimana Amerika tidak ingin terlihat terang-terangan bekerja-sama. Karenanya, anggota unit yang juga disebut petugas operasi paramiliter dan petugas berkeahlian khusus ini biasanya tidak berseragam resmi yang bisa menunjukkan bahwa mereka terkait dengan pemerintahan Amerika.

Jika mereka membelot saat berada dalam suatu misi, maka pemerintah Amerika bisa menyangkal dan mengelak dengan mudah.

SOG umumnya dianggap sebagai pasukan operasi khusus yang paling rahasia di Amerika. Kelompok ini merekrut anggotanya dari unit-unit misi khusus terkait seperti Delta Force, DEVGRU dan ISA, juga pasukan operasi khusus Amerika yang lain seperti USNSWC, MARSOC, USASF dan 24thSTS.

Video yang dirilis BIN tersebut di atas bisa dilihat di sini:

http://beforeitsnews.com/war-and-conflict/2014/02/cia-agent-captured-in-ukraine-helping-ukranian-protesters-video-here-2450486.html.

Sebagaimana disebutkan oleh Paul Craigh Roberts dalam artikelnya di Globalresearch tgl 17 Februari lalu, Amerika telah mengeluarkan dana tidak kurang dari $5 miliar untuk membangun jaringan politik pro-Amerika di Ukraina untuk menjadikan Ukraina sebagai negara “demokrasi”, sekaligus menjadi pangkalan rudal-rudal Amerika yang diarahkan ke Rusia.(lb/beforeitsnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL