militer afghanistanKabul, LiputanIslam.com — Para pejabat Afghanistan mengklaim telah merebut kembali kota penting Kunduz dari Taliban setelah melalui pertempuran sengit. Namun Taliban mengklim masih menguasai sebagian besar kota itu.

Sebelumnya pada hari Senin (28/9) Taliban menguasai merebut kota penting itu dan memberikan pukulan telak terhadap regim Presiden Ashraf Ghani yang didukung AS, yang berkuasa melalui pemilu tahun lalu.

Kunduz, kota berpenduduk 300.000 orang adalah salah satu kota terbesar di Afghanistan yang memiliki posisi strategis di utara negara itu.

Jika klaim ini benar, maka ini membuktikan kemampuan regim Kabul mengendalikan pemerintahan paska penarikan pasukan koalisi pimpinan AS tahun lalu, meski AS masih menempatkan sejumlah kecil pasukan di negara ini.

“Ini adalah pukulan telak bagi Taliban,” kata Sediq Sediqqi, Jubir Kemendagri Afghanistan kepada pers, Kamis (1/10), seperti dilansir BBC News.

“Ini membuktikan bahwa pasukan khusus Afghanistan adalah pasukan yang tangguh dan sanggup memenangkan pertempuran-pertempuran,” tambahnya.

Jubir KepOlisian Kunduz Sayed Sarwar Hussaini mengatakan kepada BBC, Kamis, militer Afghanistan berhasil merebut kembali Kantor Gubernur, Kantor Kepolisian, dan Markas Inteligen di kota itu.

“Mayat-mayat Taliban berserakan di sekeliling gedung,” kata Hussaini.

Namun Taliban membantah klaim tersebut. Menurut jubir kelompok ini, Zabihullah Mujahiddenied, kepada Reuters, pasukan Taliban masih bertempur di pusat-pusat kota dan menguasai sebagian besar wilayah kota dan wilayah-wilayah sekelilingnya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL