Tel Aviv, LiputanIslam.com–Gerakan boikot Israel, Boycott, Divestment and Sanctions (BDS) mengumumkan pada Selasa (31/7/18) bahwa perusahaan produk sepakbola ternama, Adidas, tidak lagi mensponsori Asosiasi Sepakbola Israel (IFA).

Langkah ini dilakukan Adidas setelah perusahaan tersebut menerima tuntutan dari BDS agar menghentikan keterlibatatan dalam penindasan rakyat Palestina di bawah penjajahan Israel.

Pada Juni lalu, sebuah petisi dibuat kepada Adidas agar mengakhiri sponsor kepada IFA, sebab 6 tim sepakbola dalam asosiasi itu bertempat di pemukiman ilegal di kawasan pendudukan. Petisi ini ditandatangani oleh lebih dari 16.000 orang, dan dikirimkan ke kantor pusat Adidas di Amsterdam.

Merespon petisi itu, Adidas menyatakan: “Kami telah meminta FIFA untuk merespon pertanyaan dengan tim [sepakbola] di pemukiman Israel, dengan mengikuti prinsip hukum internasional dan kebijakan HAM mereka.”

Menurut informasi dari website resmi BDS, berbagai organisasi HAM internasional, para ahli, dan lebih dari 100 pejabat legislasi Eropa telah mendesak FIFA untuk menyelesaikan isu tim sepakbola pemukiman ilegal Israel. Meskipun begitu, FIFA menolak berkomentar panjang atas isu itu, dan menyatakan mereka akan tetap “netral.”

Setelah Adidas berhenti mensponsosi IFA, badan Kampanye Palestina untuk Pemboikotan Budaya Israel kini melakukan kampanye lanjutan dengan memboikot perusahaan Puma yang ternyata menggantikan Adidas sebagai sponsor IFA.

Kampanye BDS dalam pemboikotan Israel di dunia mengalami kemajuan sejak demo Great March of Return di Gaza. Dalam demo tersebut, pasukan militer Israel membunuh sekitar 150 orang Palestina, termasuk jurnalis, petugas medis, dan anak-anak. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*