rumah-dhuafaBanda Aceh, LiputanIslam.com — Pemerintah Aceh tahun ini akan membangun 1.700 unit rumah khusus untuk kaum dhuafa yang tersebar di 23 kabupaten dan kota di provinsi itu. Demikian disampaikan pejabat Aceh hari ini (6/6).

“Itu merupakan komitmen Pemerintah Aceh yang juga tertuang dalam visi dan misi gubernur/wakil gubernur Aceh,” kata Kepala Dinas Cipta Karya Aceh Hasanuddin kepada anggota Komisi D DPRD Jawa Timur dalam pertemuannya dengan Komisi D DPR Aceh, di Banda Aceh, Jumat (6/6).

Komisi D DPRD Jawa Timur yang dipimpin ketuanya, Imam Ghozali Aro, mencari masukan terkait masalah kebijakan pembangunan di provinsi di ujung barat Indonesia itu. Sementara dari DPR Aceh, dalam pertemuan itu dipimpin langsung Sekretaris Komisi D Tgk Moharuddin.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Cipta Karya Aceh menyebutkan sebanyak 5.000 unit rumah bagi kaum dhuafa juga telah dibangun Pemerintah Aceh pada tahun 2013.

Ia menjelaskan, Pemerintah Aceh menargetkan mampu membangun sebanyak 200.000 unit rumah untuk kaum dhuafa hingga tahun 2017 yang dananya bersumber dari APBD Aceh setiap tahunnya.

Rumah yang dibangun pemerintah itu bertipe 36 yang nilainya pada tahun 2013 sebesar Rp60 juta/unit. Namun untuk pembangunan tahun 2014, masing-masing unit rumah dhuafa itu dibangun dengan nilai Rp75 juta.

Hasanuddin menjelaskan pemerintah melakukan verifikasi untuk memastikan agar bantuan benar-benar bisa diterima oleh masyarakat dhuafa.

“Berbagai persyaratan diajukan, kemudian kami memverifikasi sehingga bantuan tepat sasaran,” katanya.

Pembangunan rumah dhuafa dilakukan pihak rekanan, bukan sistem swa-kelola. Artinya, penerima manfaat menerima langsung bantuan tanpa terlibat dalam pembangunannya.(ca/ant)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL