abbas2New York, LiputanIslam.com—Presiden Palestina, Mahmoud Abbas meminta komunitas internasional untuk memperjuangkan tahun 2017 sebagai tahun terakhir kependudukan Israel atas Palestina. Ia menyatakan hal tersebut dalam Majelis Umum PBB ke-71 pada Kamis (22/09/16)

Abbas mengatakan tahun 2017 akan menjadi tahun ke-50 sejak rezim Israel memulai penjajahannya yang mengerikan di atas kawasan Palestina setelah perang pada tahun 1967.   Kesiapan Palestina untuk berdamai selalu dirusak oleh “mental hegemoni, ekspansi, dan kolonialisasi” rezim Tel Aviv.

Pemerintah Palestina telah melakukan segala upaya untuk mendapatkan resolusi dalam masalah pemukiman ilegal dan ‘teror dari penduduk Israel’ dari Dewan Keamanan PBB.

“Kami berusaha mencari momen untuk berkonstultasi dengan negara-negara Arab dan negara lain yang bersahabat dalam masalah ini,” lanjut Abbas.

Israel menyetujui pembangunan 463 rumah ilegal di Tepi Barat pada bulan lalu hingga memicu kecaman dari negara-negara Barat, terutama AS. PBB melaporkan pembangunan pemukiman ilegal di Palestina melonjak sejak dua bulan terakhir. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL