kapal swediaGaza, LiputanIslam.com — Sebuah kapal ‘trawler’ Swedia yang membawa bantuan untuk warga Palestina di Gaza terus berlayar menunju tujuan dan mengabaikan ancaman Israel yang memblokade wilayah tersebut.

Kapal “Marianne of Gothenburg” meninggalkan Gothenburg, Swedia pada tanggal 10 Mei lalu untuk menempuh perjalanan sejauh 5.000 mil menuju Gaza. Kapal ini membawa panel-panel surya pembangkit listrik serta perlengkapan medis. Di dalam kapal terdapat sejumlah anggota parlemen Denmark dan Norwegia serta sejumlah tokoh aktifis, artis dan akademisi negara-negara Skandinavia.

Pada hari Kamis (14/5) kapal tersebut telah sampai di Kopenhagen, dan selanjutnya memimpin sejumlah kapal bantuan untuk Gaza lain, yang menamakan diri sebagai armada Freedom Flotilla III, mengikuti misi kemanusiaan untuk Gaza sebelumnya, Freedom Flotilla dan Freedom Flotilla II. Demikian seperti dilansir Press TV, Jumat (15/5).

Pada tahun 2010, pasukan komando Israel menyerbu kapal Mavi Marmara dalam armada Freedom Flotilla II, menewaskan 9 aktifis asal Turki dan seorang aktifis AS dan memicu ketegangan Israel dan Turki.

Pada hari Senin (11/5) Menlu Israel Emmanuel Nachshon menyebut misi tersebut sebagai ‘provokasi yang tidak perlu’ dan mengatakan bahwa Israel tidak akan membiarkan kapal-kapal yang tidak syah untuk memasuki perairan Palestina.

Israel telah memblokade Gaza sejak tahun 2007, menyusul kemenangan Hamas dalam pemilihan umum yang mengantarkan kelompok itu menguasai Gaza.

Selain mengalami penderitaan akibat blokade, rakyat Palestina di Gaza mengalami dua kali serangan Israel, yaitu tahun 2009 dan 2014 lalu yang menelan ribuan nyawa warga Palestina.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL