Sumber: Sputnik

Amman,LiputanIslam.com—Yordania kembali menarik dubesnya dari Israel pada Selasa (29/10) kemarin usai dua warganya ditahan oleh Israel. Melalui akun twitternya, Menlu Yordania Ayman Safadi menulis, “ Yordan menuntut pemerintah Israel bertanggung jawab atas keselamatan dua warganya yang ditahan secara ilegal.

Dua warga Yordania yang diketahui bernama Heba al-Labadi dan Abdul Rahman Miri ditangkap oleh para petugas Israel pada 20 Agustus lalu di Jembatan Allenby yang menghubungkan antara West Bank dan Yordania. Israel menuduh warga Yordania ini terlibat dalam pelanggaran keamanan.

Tuduhan ini telah dibantah langsung oleh Labadi. Ia menolak tuduhan Israel yang juga menyebut dirinya sebagai seorang aktivis politik.

Berdasarkan keterangan kuasa hukumnya, seperti dikutip oleh Sputnik, Labadi telah menerima tindakan kekerasan dari introgator Israel.

Hubungan antara Israel-Yordania semakin mendingin usai rezim tersebut berlaku sewenang-wenang terhadap warga Palestina. Keadaan semakin memburuk usai Netanyahu mengeluarkan pernyataan kontroversial, yaitu menganeksasi lembah Yordan dan menjadikannya sebagai bagian dari wilayah Israel.

Baca: Agen Spionase Israel di Lebanon Berhasil Tertangkap

Berdasarkan peta geo-politik Timur Tengah, Yordania adalah wilayah penting yang bisa menghubungkan Israel dengan beberapa negara Arab pro-Israel, seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Bahrain. Atas dasar itu, pemerintah Israel berusaha meyakinkan pemerintah Yordania agar tidak berpindah haluan ke kubu lainnya yang meliputi Iran, Qatar, dan Turki. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*