us airwaysDublin, LiputanIslam.com — Diduga keracunan udara, 9 pramugari pesawat US Airways yang membawa 185 penumpang dari Venesia menuju Philadelphia, jatuh sakit. Akibatnya pesawat pun memutuskan mendarat darudat di Dublin, Irlandia.

Kesembilan kru kabin mengaku merasa mual dan pusing setelah dua jam penerbangan. Mereka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Beaumont di Dublin untuk pengobatan lebih lanjut.

Pesawat jet itu mendarat dengan selamat tak lama setelah pukul 15.00, Sabtu sore (10/5), di sebuah lokasi terpencil di bandara. Para penumpang dan awak langsung dievakuasi.

Pesawat tersebut berangkat dari Venesia dan melewati pantai barat Irlandia dalam penerbangan langsung ke AS. Namun di tengah penerbangan, pilot mengumumkan keadaan darurat dan memutuskan mengalihkan penerbangan ke Dublin.

Menurut Otoritas Penerbangan yang mengontrol wilayah udara Irlandia, pilot meminta pendaratan darurat saat melintasi wilayah udara mereka. Petugas yang berjaga langsung mengarahkan pesawat ke bandara Dublin, di mana layanan darurat telah disiagakan.

Setidaknya enam ambulans dan tiga truk pemadam kebakaran menyambut pesawat setelah mendarat.

Menurut juru bicara maskapai penerbangan, para penumpang US Airways nomor penerbangan 715 itu kemudian dialihkan dengan penerbangan lain ke Philadelphia. “Tak ada laporan sakit di antara penumpang dan pilot,” kata pernyataan mereka.

Otoritas kesehatan Irlandia tengah melakukan penyelidikan insiden tersebut. Dalam waktu bersamaan, Dewan Nasional Keselamatan Transportasi AS (NTSB) serta Unit Investigasi Kecelakaan Udara Irlandia (AAIU) akan berkolaborasi untuk menemukan penyebab para pramugari itu sakit mendadak.(ca/tempo.co/cnn)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL