Washington, LiputanIslam.com—Mayoritas warga AS menolak adanya konflik militer baru akibat serangan ke fasilitas minyak Arab Saudi. Demikian hasil survei oleh Business Insider yang dirilis pada Rabu (18/9) kemarin.

Survei ini menemukan bahwa hanya 13 persen responden yang ingin melihat koalisi militer bersama AS dan Saudi sebagai balasan dari serangan.

Ketika ditanya peran apa yang harus diambil oleh AS dalam konflik ini, 25 persen responden mengatakan bahwa “AS harus melepaskan diri sepenuhnya dari urusan kawasan dan membiarkan Arab Saudi menangani masalah itu sendiri.”

Sekitar 25 persen menilai AS harus menghindari konflik dengan alasan apapun. Sebagai gantinya, AS seharusnya hanya mengecam serangan ke fasilitas minyak Saudi dan menghukum pihak bertanggung jawab dengan sanksi atau kritik diplomatik.

Survei juga menemukan bahwa hanya 16 persen warga AS yang berpikir pemerintah mereka harus menawarkan dukungan materi dalam bentuk pasukan dan intelijen ke Arab Saudi.  Sekitar 6 persen mengatakan, AS “harus melancarkan serangan udara atau pemboman.”

Presiden AS Donald Trump dalam beberapa kesempatan menuduh Iran berperan dalam serangan ke fasilitas minyak Saudi. Pada hari Rabu kemarin, ia pun memerintahkan penjatuhan sanksi ekonomi yang lebih berat kepada Iran. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*