demo hongkong2Hongkong, LiputanIslam.com — 7 anggota kepolisian HOngkong ditahan setelah diketahui melakukan pemukulan terhadap para demonstran. Demikian pernyataan kepolisian Hongkong, Rabu (26/11).

Sebagaimana dilaporkan BBC News, ke-7 polisi tersebut ditahan karena dugaan melakukan “serangan yang mengakibatkan luka badan yang menyedihkan” terhadap para demonstran.

Insiden itu sendiri terjadi 15 Oktober lalu ketika polisi melakukan pembersihan atas lokasi demonstrasi di kompleks Admiralty. Seorang demonstran Ken Tsang tertangkap kamera mengalami aksi pemukulan secara brutal selama beberapa menit.

Televisi lokal TVB kemudian menayangkan rekaman tersebut dan pengacara Tsang menyebutkan bahwa kliennya terus mengalami pemukulan hingga di kantor polisi.

Polisi Hongkong langsung melakukan penyelidikan atas insiden itu setelah rekaman itu muncul di depan publik. Ke-7 polisi yang diketahui melakukan pemukulan pun dibebastugaskan, namun tidak dilakukan penahanan atas mereka hingga hari ini (26/11).

Jubir kepolisian Hongkong hari Rabu ini mengatakan bahwa kepolisian tidak pernah menunda penyelidikan atas kasus ini. Sementara Tsang disebut-sebut telah setuju untuk datang guna mengidentifikasi pelaku serangan atas dirinya.

“Jika ada seorang polisi dicurigai melakukan tindakan ilegal, kepolisian akan melakukan penyelidikan secara imparsial dan tidak memberikan keistimewaan,” kata jubir kepolisian.

Pengumuman polisi ini berlangsung di tengah upaya pagawai pengadilan dan polisi untuk membersihkan kawasan Mongkok dari barikade dan tenda-tenda demonstran yang diwarnai bentrokan dan penangkapan demonstran.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL