OLYMPUS DIGITAL CAMERAKiev, LiputanIslam.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ukraina telah mendaftar dua kandidat lagi untuk pemilihan presiden negara itu, kata layanan pers KPU, Minggu (30/3). Dengan demikian terdapat 7 orang kandidat presiden dalam pemilu Ukraina bulan Mei mendatang.

Kedua kandidat tersebut adalah mantan anggota parlemen (Verkhovna Rada) Valery Konovalyuk serta CEO Interagroexport, Vladimir Saranov, yang akan mencalonkan diri sebagai presiden dari unsur independen.

Selain itu, KPU Ukraina Tengah pada hari Minggu juga menerima dokumen pendaftaran dari dua calon potensial, Vasily Kuibida yang adalah pemimpin Gerakan Rakyat Ukraina (Rukh), dan Vasily Tsushko, mantan kepala komisi nasional anti-monopoli.

Bersama dengan Konovalyuk dan Saranov, kandidat lainnya yang sudah terlebih dahulu mendaftarkan diri adalah mantan Wakil Perdana Menteri Yuri Boiko, Sergei Tigipko, dan mantan gubernur wilayah Kharkov, Mikhail Dobkin (ketiganya dari Partai Daerah), kemudian mantan Wakil Jaksa Agung Renat Kuzmin, dan pengusaha Vadim Rabinovich.

KPU Ukraina menerima dokumen pendaftaran sampai Minggu tengah malam (30/3). Pemilihan awal dari presiden Ukraina akan diselenggarakan pada tanggal 25 Mei 2014.

PM Rusia Kunjungi Krimea
Sementara itu Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev, hari Senin (31/3) melakukan kunjungan di Krimea. Ia merupakan pemimpin Rusia pertama yang melakukan perjalanan ke wilayah itu setelah bergabung dengan Rusia melalui referendum yang digelar tgl 16 Maret lalu.

“Saya di Simferopol. Hari ini pemerintah akan membahas perkembangan Krimea,” Medvedev menulis di akun pribadi Twitter.

Seperti dilansir kantor berita Rusia, Ria Novosti, Senin (31/3), Medvedev tiba di kota utama Simferopol Krimea sebagai ketua delegasi besar yang terdiri dari menteri dan wakil perdana menteri untuk memimpin pertemuan mengenai pembangunan sosial dan ekonomi Krimea setelah bergabung dengan Rusia.

Pemerintah Rusia mengatakan dalam satu pernyataan bahwa Medvedev akan membahas “masalah-masalah pembangunan sosial ekonomi Republik Krimea saat ini dan kota khusus Sevastopol.”

Medvedev juga dijadwalkan untuk mengunjungi Sevastopol, dimana Armada Laut Hitam Rusia berpangkalan.

Sebelumnya Menteri Pertahanan Sergei Shoigu, telah mengunjungi Krimea pekan lalu untuk memeriksa pasukan dan mengunjungi fasilitas militer.(ca/republika.co.id)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL