bandara tutupJakarta, LiputanIslam.com — Setidaknya sebanyak 7 bandara di Indonesia berhenti beroperasi akibat meletusnya Gunung Kelud. Keputusan penutupan itu dilakukan setelah Kemenhub mendapat informasi dari biro satelit yang berada di Darwin, Australia dan BMKG.

“Sampai sekarang ada 7 bandara yang ditutup sementara,” kata Heri Bhakti, Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub dalam jumpa pers di Kantor Kemenhub, Jakarta, Jumat (14/2).

Menurut Heri, pihaknya pada pukul 04.00 WIB mendapatkan data dari biro satelit yang berada di Darwin, Australia dan data dari BMKG. Ketinggian abu vulkanik dari Gunung Kelud mencapai 55 ribu kaki dan angin mengarah ke Barat. Atas data tersebut, lanjut Heri, bandara di Surabaya, Solo, dan Yogyakarta langsung terkena imbasnya dan langsung ditutup. Kemudian angin berkembang ke arah utara dan timur.

“Padahal rute udara kan sebagian besar ada di utara. Sampai sekarang ada 7 bandara yang ditutup sementara,” katanya.

Selain Solo, Surabaya dan Yogya, bandara-bandara lainnya adalah Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Tunggul Wulung Cilacap, Bandara Abdurrahman Saleh Malang, Bandar Udara Husein Sastranegara Bandung.(ca/detiknews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL