wanita nigeriaAbuja, LiputanIslam.com — Setidaknya 63 wanita korban penculikan kelompok teroris Boko Haram berhasil melarikan diri. Demikian laporan pejabat keamanan Nigeria.

Mereka adalah bagian dari 68 wanita yang diculik kelompok tersebut bulan lalu di dekat kota Damboa, Provinsi Borno. Demikian laporan BBC, Senin (7/7).

Laporan-laporan menyebutkan bahwa mereka berhasil melarikan diri ketika kelompok tersebut melakukan serangan terhadap pangkalan-pangkalan militer di dekat Damboa, Jumat malam (4/7).

Militer Nigeria mengatakan berhasil menggagalkan serangan-serangan Boko Haram dan menewaskan 50 personil mereka.

Warga setempat, Abbas Gava, mengatakan kepada wartawan bahwa ia telah “menerima kabar dari teman-temannya, bahwa sekitar 63 orang wanita yang diculik telah kembali ke rumahnya.”

“Mereka melakukan langkah berani ketika para penculik mereka keluar untuk melakukan sebuah operasi,” tambahnya.

Seorang pejabat keamanan di ibukota provinisi, Maiduguri, yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa kabar kebebasan wanita-wanita tersebut benar.

Boko Haram memicu kemarahan internasional ketika menculik lebih dari 200 pelajar wanita di kota Chibok, Borno, tanggal 14 April. Mereka menuntut pembebasan rekan-rekan mereka yang ditahan pemerintah sebagai ganti pembebasan para pelajar wanita yang ditahan.

Minggu lalu tiga wanita ditangkap aparat keamanan ketika berusaha merekrut wanita-wanita dan janda-janda muda untuk menjadi anggota Boko Haram.

Provinsi Borno adalah basis utama kelompok Boko Haram dengan markas utamanya di Maiduguri sebelum militer mengusir mereka ke hutan-hutan. Sejak mengangkat senjata melawan pemerintah tahun 2009, kelompok ini telah menewaskan ribuan orang di Nigeria. Mereka mengklaim berusaha membentuk negara Islam di Nigeria meski aksi-aksi yang dilakukan lebih tepat disebut sebagai teroris.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL