astana giribangunKaranganyar, liputanislam.com — Presiden RI kedua, HM Soeharto menjadi tokoh yang dirindukan kembali keberadaannya. Kurang dua hari lagi, tepatnya tanggal 28 Januari 2014 merupakan 6 tahun meninggalnya Soeharto, dan makamnya semakin ramai dikunjungi orang.

Astana Giribangun, yang berada di Desa Girilayu, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, merupakan lokasi makam pria yang akrab disapa Pak Harto ini. Di dalam makam yang luas ini, terdapat lokasi utama berupa masjid yang dinamakan Cungkup Argosari dengan dinding terbuat dari kayu dan ukiran khas Jawa. Di tempat tersebut Pak Harto dan keluarganya dimakamkan.

Di dalam cungkup Argosari terdapat 4 makam keluarga Soeharto lainnya, diantaranya istrinya Ibu Tien Soeharto, ayah Tien Soeharto, Soemaharjomo, dan kakak tertua Ibu Tien, Siti Hartini Oudang.

Penjaga Astana Giribangun, Samidi mengatakan makam Pak Harto kini mulai ramai dikunjungi peziarah dari beberapa daerah.

“Ini mulai banyak peziarah yang datang ke makam Pak Harto, besok Selasa kan 6 tahun meninggalnya Pak Harto,” jelasnya.

Beberapa meter dari Astana Giribangun terdapat Astana Mangadeg, yang merupakan lokasi pemakaman penguasa Mangkunegaran termasuk salah satu pecahan dari Kesultanan Mataram Yogyakarta. Lokasi yang berdekatan ini dikarenakan Ibu Tien Soeharto merupakan keturunan Mangkunegoro III.

“Terdapat makam raja-raja selang beberapa meter dari makam Pak Harto,” kata penjaga Samidi di Astana Giribangun, Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (26/1).(ca/detik.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL