Mikoyan-Gurevich_MiG-29K_(9-31)Washington DC, LiputanIslam.com — Enam pesawat tempur Rusia jenis Mig 29 dan Mig 31, hari Rabu (17/9) memasuki wilayah pertahanan udara AS, namun tidak memasuki wilayah udara AS. Pesawat-pesawat itu akhirnya digiring keluar oleh pesawat-pesawat tempur AS dan Kanada. Demikian laporan BBC News, Jumat (19/9) petang.

Mengutip sumber pertahanan AS, pesawat-pesawat Rusia itu mendekati wilayah udara Alaska dan memasuki zona identifikasi pertahanan udara (Air Defence Identification Zone) AS.

Sampai pesawat-pesawat itu digiring meninggalkan wilayah pertahanan udara AS, tidak terjadi insiden yang serius. Pesawat-pesawat yang terlibat dalam penggiringan itu adalah 2 pesawat F-22 AS dan 2 pesawat CF-18 Kanada.

Para pejabat berwenang menyebut insiden seperti ini sudah sering terjadi, dalam setahun terkadang sampai 10 kali terjadi.

ADIZ membentang 200 mil dari garis pantai wilayah AS. Sedang wilayah udara yang termasuk wilayah kedaulatan AS membentang 12 mil dari garis pantai.

Sementara itu pada hari Rabu (17/9), kemenlu Swedia menyebut 2 pesawat militer Rusia menerobos wilayah udara Swedia di selatan Pulau Oland di Laut Baltik.

Kemenlu Swedia menyebut insiden itu sebagai “pelanggaran yang serius”. Pemerintah Swedia telah memanggil Dubes Rusia untuk menyampaikan protes atas insiden itu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL