damkar senenJakarta, LiputanIslam.com — Tim pemadam kebakaran terus menambah mobil kebakaran untuk memadamkan kebakaran di blok 3, Pasar Senen, Jakarta Pusat. Hingga malam jumlah mobil kebakaran yang dikerahkan berjumlah 58 mobil kebakaran.

Kepala suku dinas pemadam kebakaran Jakarta Pusat, Rahmat Kristantio, jumlah mobil kebakaran dari pagi terus bertambah hingga mencapai 58 mobil. Saat ini, pasokan air untuk memadamkan api berkurang.

“Suplai air tersendat karena kolam renang di GOR Senen habis,” ujar Rahmat, Jumat (25/4). Akibatnya, terjadi kekurangan air untuk pemadaman. Sehingga, suplei air hanya mengambil dari Kwitang saja. Hingga Jumat malam proses pemadaman masih berlangsung.

Penyebab Kebakaran

Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat mengatakan dugaan awal penyebab kebakaran yang terjadi di Pasar Senen akibat arus pendek listrik.

“Dugaan awal penyebab diperkirakan karena arus pendek listrik. Awal mula api diketahui terjadi di lantai 2 Blok III di Pasar Senen,” kata petugas pemadam kebakaran Sudin Jakarta Pusat Deki melalui telepon kepada media, Jumat petang (25/4).

Hingga Jumat malam pantulan nyala api di bangunan Pasar Senen masih bisa terlihat dari kepulan asap yang membumbung ke arah barat. Sebanyak 58 kendaraan pemadam kebakaran serta sekitar 200 personil petugas damkar masih dikerahkan untuk memadamkan api di pasar yang telah berdiri sejak 1974 tersebut.

“Kami belum bisa menyebutkan jumlah kios yang terbakar serta total kerugian akibat kebakaran tersebut,” kata Deki.

Petugas Damkar gabungan di DKI Jakarta tidak menemukan adanya korban jiwa atau luka dari pihak pedagang atau warga sipil. Namun pada Jumat siang, seorang petugas pemadam kebakaran diketahui mengalami cedera dan luka di bagian bahu akibat terjatuh saat bertugas.

“Kami catat ada seorang petugas yang terjatuh. Sepertinya akibat kelelahan,” kata Deki.

Menurut Kepala Operasional Suku Dinas Damkar dan PB Jakarta Pusat Sudarno, petugas sudah melakukan proses pendinginan pada pukul 16.00 WIB untuk memastikan tidak ada lagi sumber api yang memicu terjadinya kebakaran susulan. Namun, karena banyaknya bahan yang mudah terbakar sehingga api semakin cepat menyebar ke wilayah lain di pasar.

Selain itu petugas mengalami kendala dalam melakukan pemadaman karena sejumlah kios menggunakan “rolling door” yang terbuat dari besi sehingga menyulitkan untuk menembus masuk ke lokasi kebakaran. Sementara itu, Ikatan Pedagang Pasar Seluruh Indonesia memperkirakan total kerugian yang dialami akibat kebakaran di Pasar Senen mencapai lebih dari Rp100 miliar.

Ikatan tersebut mencatat terdapat lebih dari 2.000 kios yang terbakar dengan perkiraan masing-masing modal sekitar Rp200 juta.(ca/republika.co.id)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL