Yerusalem, LiputanIslam.com—Menantu Presiden Trump, Jared Kushner, memberikan pidato di upacara pembukaan kedubes AS di Yerusalem. Dia mengklaim, langkah tersebut adalah tanda bahwa “perdamaian akan tercapai.”

Kushner, yang diberikan mandat oleh Presiden Donald Trump untuk membawa perdamaian di Timur Tengah, mengatakan bahwa AS telah hampir menyelesaikan rencana perdamaian.

Sementara itu, di saat yang sama Kushner memberikan pidatonya, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) membunuh setidaknya 55 warga Palestina dan melukai 2.700 lainnya di perbatasan Gaza-Israel pada Senin (14/5/18).

Korban luka-luka termasuk 74 anak-anak dan 23 perempuan.

“Seperti kita lihat dari para demonstran pada bulan lalu, dan bahkan hari ini, mereka yang memprovokasi kekerasan adalah bagian dari masalah dan bukan bagian dari solusi,” tegas Kushner, dengan merujuk kepada aksi demo yang berkelanjutan di Gaza yang telah menewaskan total 97 orang Palestina, dan tak ada satu pun korban dari tentara Israel.

“Saya percaya, adalah mungkin bagi kedua pihak untuk meraih banyak hal– maka semua orang dapat hidup dalam damai– selamat dari kelaparan, bebas dari ketakutan, dan dapat meraih mimpi mereka,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Kushner juga memuji mertuanya Presiden Trump karena telah berani memindahkan kedubes dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Kushner bukanlah satu-satunya yang memuji pemindahan kedubes sebagai simbol perdamaian dan menampik realita tentang genosida yang terjadi di luar sana.

Wakil Menlu AS John Sullivan juga mengakui bahwa dia “percaya bahwa kedubes baru AS di Yerusalem akan menjadi langkah luar biasa untuk perdamaian.”

Duta AS untuk Israel, David Friedman, memuji Trump karena memiliki “visi, keberanian, dan kejelasan moral” untuk memindahkan kedubes. (ra/rt)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*