banjir filipinaManila, LiputanIslam.com — Korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di Filipina terus bertambah. Sejauh ini, setidaknya 53 orang tewas di wilayah Filipina tengah dan selatan akibat bencana alam tersebut.

Badan bencana nasional Filipina menyatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (31/12), banjir bandang dan tanah longsor tersebut juga telah menyebabkan lebih dari 86 ribu orang dievakuasi dari provinsi Surigao del Sur, Bohol dan Cebu.

Bencana alam tersebut diakibatkan hujan deras selama berhari-hari. Hujan lebat ini tidak hanya menyebabkan banjir di Filipina, namun juga di negara-negara tetangga Asia Tenggara, seperti Malaysia.

Sebelumnya, topan ganas yang melanda Filipina bulan ini telah menewaskan 18 orang. Lebih dari 1 juta orang harus meninggalkan rumah-rumah mereka dan mengungsi ke tempat-tempat pengungsian akibat topan tersebut. PBB bahkan menyebut evakuasi tersebut sebagai salah satu yang terbesar.

Sementara di Malaysia, banjir yang melanda negeri Jiran itu merupakan yang terburuk dalam satu dekade ini. Nyaris seperempat juta orang harus meninggalkan rumah-rumah mereka akibat banjir ini. Pemerintahan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak pun menuai kritikan karena dianggap lamban dalam penanganan bencana.(ca/dtc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL