Gaza, LiputanIslam.com–Sebuah organisasi HAM anak internasional melaporkan bahwa tentara Israel telah membunuh 52 anak Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza sejauh ini sejak awal tahun 2018.

Organisasi Defense for Children International – Palestine (DCI-Palestina) merilis laporan ini pada Senin (19/11/18).

Menurut laporan ini, semua korban meninggal dunia akibat tembakan senjata api, kebanyakan terjadi selama demo anti penjajahan.

Dari seluruh korban, 18 anak ditembak di kepala, 9 di dada, 7 di perut, 5 di leher, dan sisanya di bagian tubuh lain.

Data menunjukkan bahwa lebih dari 2.100 anak Palestina tewas dan lebih dari 13.000 terluka sejak peristiwa Intifada al-Aqsa pada tahun 2000.

DCI-Palestina pun menyuarakan penangkapan bagi tentara Israel yang membunuh dan melukai anak Palestina di bawah hukum internasional. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*