antonov perancisWashington DC, LiputanIslam.com — 5 orang tahanan Penjara Teluk Guantanamo dipindahkan ke Kazakhstan, setelah menghuni fasilitas penahanan milik AS yang berada di Kuba itu selama lebih dari 10 tahun.

Seperti dilaporkan BBC News dengan mengutip keterangan pejabat AS, Kamis (1/1), ke-5 orang itu berasal dari Yaman (3 orang) dan Tunisia (2 orang). Mereka ditangkap di Pakistan setelah diduga terlibat dalam kelompok Al Qaida.

Para pejabat AS mengatakan, ke-5 orang itu sudah tidak lagi menjadi ancaman bagi AS dan selama ini tidak pernah mendapatkan dakwaan resmi.

Para pejabat AS mengatakan sebanyak 28 tahanan telah dipindahkan tahun ini dan ini adalah tahun pembebasan terbesar sejak Presiden Obama dilantik tahun 2009.

Sebelumnya bulan Desember lalu 4 warga Afghanistan yang menghuni penjara itu juga telah dikembalikan ke negaranya dan 6 orang penghuni lainnya dipindahkan ke Uruguay.

Dengan pembebasan-pembebasan itu saat ini penghuni penjara Teluk Guantanamo masih berjumlah 127 orang. Dari jumlah itu separohnya dianggap sudah “bersih” dan siap untuk dipindahkan. Demikian pernyataan Dephan AS, Selasa (30/12).(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*