hunger games2Bangkok, LiputanIslam.com — Lima mahasiswa Thailand ditahan polisi setelah diketahui melakukan tabik (penghormatan) ala film Hollywood “The Hunger Games” di depan Perdana Menteri militer Jendral Prayuth Chan-ocha.

Sebagaimana dilaporkan Associated Press, Rabu (19/11), Jendral Prayuth tengah berpidato di sebuah acara di Provinsi Khon Kaen di utara Thailand, ketika 5 mahasiswa dari universitas lokal berdiri dan membuka baju untuk menunjukkan slogan di kaos mereka yang bertuliskan: “Jangan inginkan kudeta!” Kemudian mereka pun melakukan tabik “Hunger Games”.

Polisi dan tentara pun langsung menangkap ke-5 mahasiswa itu dan dibawa ke pos polisi terdekat untuk menjalani interogasi. Selanjutnya mereka dibawa ke kamp milite, kata pengacara dan aktifis HAM Sasinan Thamnithinan. Namun mereka tidak ditahan untuk menghadapi dakwaan pelanggaran.

Regim militer Thailand melarang bentuk tabik ini pada bulan Juni lalu. Demikian Associated Press melaporkan.

Ketika melihat aksi tersebut Jendral Prayuth dikabarkan terhenti sejenak dan tersenyum.

“Masih ada lagi yang mau protes? Lakukan secepatnya sehingga saya bisa meneruskan pidato,” katanya.

Provinsi Khon Kaen dan provinsi lain di daerah utara  Thailand merupakan basis pendukung mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra dan Yingluck Shinawatra yang menjadi musuh militer Thailand. Keduanya dikudeta oleh militer karena dianggap korup dan menjadi agen kepentingan asing.

Laporan-laporan menyebutkan adanya penyebaran liflet anti militer sebelum kedatangan Prayuth.

“Hunger Games” adalah film yang menggambarkan tentang perjuangan melawan pemerintah tirani.  Tabik yang diperagakan film itu, berupa tiga jari yang diacungkan ke-depan, juga dianggap sebagasi simbol perjuangan dalam Revolusi Perancis: kebebasan, kesamaan dan persaudaraan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL