Washington, LiputanIslam.com—Hampir setengah tentara aktif AS percaya bahwa mereka akan berperang dengan Rusia atau Cina pada tahun depan. Demikian temuan dari survei The Military Times pada Rabu (17/10/18).

Dengan 46 persen tentara yang memperkirakan perang pada 2019, hal tersebut menunjukkan fakta menguatirkan tentang meningkatnya keemasan tentara Amerika atas peperangan.

Angka ini naik secara signifikan dibandingkan survei yang sama pada September 2017. Saat itu, hanya 5 persen tentara yang percaya akan adanya perang.

Kecemasan akan perang ini muncul  setelah Presiden AS Donald Trump berkali-kali menyuarakan kesiapan militer  untuk menghadapi ancaman luar negeri, seperti dari kelompok teroris dan negara rival Amerika yaitu Rusia dan Cina.

Pentagon juga buka-bukaan memperingatkan agar militer AS selalu siap atas konflik dengan musuh “rekan-dekat”.

Musuh yang dimaksud kemungkinan besar adalah Rusia, sebagaimana tercantum dalam strategi nuklir Trump pada awal tahun ini. Cina juga dianggap sebagai ancaman AS di tengah ketegangan antar dua negara dalam berbagai isu.

Ketika ditanya negara mana yang dianggap paling mengancam, tentara AS juga menyebut Rusia dan Cina.  Sebanyak 71 persen menyebut Rusia, dan 69 persen menyebut Cina.

Negara lain yang disebut adalah Korea Utara, yaitu sebanyak 46 persen. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*