korban kesaksian palsuWashington DC, LiputanIslam.com — Seorang pria AS yang dipenjara selama 39 tahun karena tuduhan pembunuhan palsu menuntut beberapa polisi yang dianggapnya telah merekayasa tuduhan terhadap dirinya.

Ricky Jackson dijatuhi hukuman karena kesaksian palsu seorang anak kecil berumur 12 tahun yang belakangan mencabut pengakuan tersebut. Ia dan dua bersaudara Wiley dan Ronnie Bridgeman dinyatakan bersalah telah membunuh seorang salesman pada tahun 1975. Saat dijatuhi hukuman, Jackson masih berumur 18 tahun.

Dalam tuntutan yang diajukan hari Selasa lalu (19/5) terhadap pemerintah kota Cleveland, AS, disebutkan bahwa 8 orang polisi terlibat dalam rekayasa tuduhan palsu tersebut. Tiga orang polisi lain yang terlibat dalam rekayasa telah meninggal dunia. Demikian seperti dilansir Russia Today, Jumat (22/5).

“Tuntutan ini menghendaki kompensasi atas ketidak-adilan yang menyedihkan,” kata pengacara Jon Loevy.

Jackson yang kini berumur 58 tahun dibebaskan pada bulan November tahun lalu dan telah mendapatkan ganti rugi sebesar $1 juta pada bulan Maret lalu.

Saksi Eddie Vernon, yang saat kejadian berumur 12 tahun menarik kesaksiannya 40 tahun kemudian. Dalam pengakuannya ia mengatakan bahwa dirinya bahkan tidak pernah melihat kejadian pembunuhan tersebut. Ia juga mengakui telah diancam oleh polisi untuk memenjarakannya bersama kedua orang tuanya. Saat itu ia diperiksa polisi tanpa didampingi orang tua dan pengacara.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL