pangkalan militer as jepangSana’a, LiputanIslam.com — Angkatan Laut Saudi Arabia mengklaim telah berhasil menguasai sejumlah pelabuhan laut Yaman dan menerapkan blokade atasnya. Sementara serangan udara masih terus dilancarkan pesawat-pesawat tempur koalisi pimpinan Saudi.

Brigadir Jendral Ahmed Asiri, jubir pasukan koalisi pimpinan Saudi di Riyadh, Senin (30/3), mengatakan bahwa kapal-kapal perang koalisi telah memblokade gerakan kapal-kapal di pelabuhan-pelabuhan Yaman. Demikian kantor berita Iran Press TV melaporkan, Selasa (31/3).

Pernyataan itu muncul setelah munculnya laporan-laporan media massa tentang kapal-kapal perang Mesir yang menembaki posisi-posisi pejuang Ansarullah dan pasukan yang loyal pada mantan presiden Ali Abdullah Saleh yang pro-Ansarullah, di sebelah timur kota pelabuhan Aden.

Sebelumnya pada hari Senin, setidaknya 40 orang tewas dan 200 lainnya terluka dalam serangan udara yang dilancarkan Saudi terhadap pusat penampungan pengungsi di barat-laut Yaman sebagaimana diklaim International Organization for Migration.

Kamp penampungan pengungsi al-Mazrak di Provinsi Hajjah itu menjadi penampungan bagi korban konflik bersenjata antara para pejuang Houthi dengan pemerintah sejak tahun 2009.

Para aktifis dan pengamat politik menyebut aksi serangan Saudi tersebut sebagai tindakan ilegal dan tidak memiliki dasar hukum. Tanpa didukung resolusi PBB, serangan tersebut hanya didukung oleh pemerintah AS dan sejumlah negara barat.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*