reaktor nuklir amerikaWashington DC, LiputanIslam.com — Sebuah studi yang dirilis baru-baru ini menyebutkan bahwa sebanyak ribuan orang warga AS tewas karena dampak nuklir sejak AS melakukan percobaan nuklir tahun 1945.

Seperti dilaporkan Press TV, Senin (4/1), sebuah penyidikan yang dipimpin jurnalis investigatif di McClatchy News menunjukkan bahwa setidaknya 33.480 warga AS tewas sejak tahun 1945 karena penyakit-penyakit yang ditimbulkan oleh dampak radioaktif.

Mendasarkan pada wawancara dengan sejumlah pihak terkait serta data-data pemerintah AS, penelitian itu menyimpulkan bahwa sebanyak 107.394 pekerja reaktor-reaktor nuklir AS telah terkena penyakit kanker dan penyakit-penyakit serius lainnya karena kontaminasi radiasi nuklir.

Dari jumlah itu sekitar 53.000 orang dinyatakan mengalami radiasi yang berlebihan dan berhak mendapatkah kompensasi senilai $12 miliar. Dari jumlah itu sebanyak 33.480 dinyatakan meninggal.

Sementara itu terkait dengan penyelidikan itu, Huffington Post melaporkan bahwa jumlah korban tersebut hanya sebagian kecil saja dari jutaan rakyat Amerika yang terkena dampak buruk pengembangan senjata nuklir.

Sebuah laporan tahun 2002 yang dibaut US Department of Health and Human Services menyebutkan bahwa antara tahun 1951 dan 1963 saja, sebanyak 11.000 warga AS meninggalkan karena kanker yang terkait dengan radiasi nuklir. Lembaga Institute for Energy and Environmental Research bahkan memperkirakan jumlah kematian akibat kanker karena nuklir mencapai 17.000 jiwa.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL