stampede indiaNew Delhi, LiputanIslam.com — Setidaknya 32 orang tewas akibat berdesak-desakan dalam festival agama Hindu di Bihar, India utara, Jumat (3/10).

Seperti dilaporkan BBC News, sebagian besar korban tewas tersebut adalah wanita dan anak-anak. Sementara 24 korban lainnya mengalami luka-luka. Demikian keterangan kepala polisi Bihar Anjani Kumar Singh kepada BBC.

Keriuhan yang berujung maut itu terjadi di Lapangan Gandhi di kota Bihar, dimana festival “Dussehra” digelar.

Belum ada penjelasan mengenai penyebab terjadinya desak-desakan maut itu, namun beberapa laporan menyebutkan insiden terjadi di sebuah jalan sempit setelah massa keluar dari lapangan.

Para saksi mata menyebutkan, kepanikan terjadi setelah terdengar teriakan yang menyebutkan adanya kabel bertegangan tinggi yang putus dan jatuh ke tengah-tengah massa.

Jurnalis BBC yang berada di lokasi melaporkan bahwa hanya ada satu akses keluar yang dibuka bagi massa yang berada di lokasi festival.

“Kerusuhan terjadi setelah beberapa kabel putus dan jatuh ke tengah kerumunan, yang dikira sebagai kabel bertegangan listrik,” tulis jurnalis BBC.

Festival-festival agama Hindu di India sangat rawan dengan peristiwa tragis semacam ini, dimana sejumlah besar massa berkumpul di satu tempat yang terbatas. Dalam beberapa insiden, jumlah korban bisa mencapai ratusan orang. Editor BBC Jill McGivering menyebutkan.

Pada tanggal 10 Agustus lalu 10 orang tewas dalam festival Hindu Somvati Amavasya di India tengah. Pada bulan Oktober 2013 sebanyak 91 orang tewas juga tewas akibat berdesak-desakan di festival Hindu di kuil Ratangarh di Madhya Pradesh.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL