mujahidinBeirut, LiputanIslam.com — Sekitar 300 “tentara bayaran Ukraina” yang bertempur bersama pasukan Ukraina melawan kelompok separatis Ukraina timur yang pro-Rusia, dikabarkan sebagai veteran “mujahidin” yang berperang di Suriah untuk menggulingkan Presiden Bashar al Assad.

Demikian laporan media Lebanon Daily Star, Kamis (29/5), dengan mengklaim mengutip laporan kantor berita Rusia ITAR-TASS. Laporan serupa diberikan oleh situs phantomreport.com.

Menurut laporan-laporan tersebut, informasi keberadaan veteran muhajidin Suriah itu diungkapkan oleh pejabat militer Rusia yang tidak disebutkan identitasnya. Para veteran perang Suriah itu dikabarkan bergabung dengan kelompok neo-Nazi Right Sector. Sebagian besar dari mereka berasal dari Ukraina barat dan pernah bertempur di wilayah Kaukasus Utara melawan Rusia.

“Di antara mereka adalah para penenbak jitu dan pasukan khusus yang terkenal kekejamannya,” kata sumber tersebut.

Namun belum ada konfirmasi resmi dari pihak-pihak terkait tentang laporan ini.(ca/dailystar)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL