Immigrati-africaniRoma, LiputanIslam.com — Angkatan Laut Italia menemukan sekitar 30 mayat di dalam kapal pengangkut imigran gelap antara Pulau Sisilia dengan pantai Afrika utara, Senin (30/6).

Imigran yang meninggal itu diduga mengalami sesak napas. Demikian laporan BBC News, Senin (30/6).

Penemuan mayat-mayat itu terjadi ketika petugas masuk ke dalam kapal tersebut untuk mengevakuasi para imigran yang berada dalam kondisi tertekan, 2 di antaranya wanita hamil.

Pejabat Angkatan Laut mengatakan pihaknya sejak akhir pekan lalu telah menyelamatkan lebih dari 5.000 imigran ilegal yang tengah mencoba mendarat di Eropa dari Afrika Utara.

Angka tersebut dirilis setelah munculnya kabar ditemukannya mayat-mayat tersebut.

Italia telah meningkatkan operasi pengamanan lautnya setelah terjadinya musibah tenggelam kapal pengangkut imigran yang menewaskan 360 orang bulan Oktober 2013 lalu di dekat Pulau Lampedusa.

Para petugas mengatakan bahwa mayat-mayat yang ditemukan ditempatkan di ruangan di bawah dek penumpang.

Kapal nelayan yang mengangkut imigran itu dipenuhi oleh lebih dari 600 imigran, dan kini tengah ditarik ke pelabuhan Pozzallo, Sisilia selatan.

Italia sangat direpotkan dengan tingginya arus imigrasi dari Afrika Utara ke wilayahnya. Di seluruh Eropa sendiri puluhan ribu imigran datang setiap tahunnya, dan setelah diketahui aparat keamanan Italia berhasil menyelamatkan ratusan orang imigran, arus imigrasi ke Italia justru semakin meningkat.

Lembaga pemantau perbatasan Uni Eropa Frontex menyebutkan hampir 60.000 imigran telah mendarat di Italia tahun ini. Angka terbanyak tercatat tahun 2011 ketika 63.000 imigran datang ke Italia. Maka hampir dipastikan dalam beberapa minggu mendatang rekor tersebut terpecahkan.

Kebanyakan imigran tersebut berasal dari Timur Tengah dan Afrika Utara. Mereka rela membayar mahal para penyelundup, meski harus menghadapi risiko yang tidak kecil dalam perjalanan.

Ketidakstabilan politik di Timur Tengah dan Afrika Utara menjadi faktor utama tingginya imigrasi ke Eropa.

Awal bulan lalu 39 orang imigrana tewas akibat perahu yang ditumpanginya tenggelam di dekat pulau Lampedusa.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL