modul soyuzMoskow, LiputanIslam.com — Tiga astronot internasional yang menjalankan misi ruang angkasa di stasiun ruang angkasa internasional (ISS) mendapat ke bumi, Kamis (11/6). Mereka tinggal di ISS lebih lama dari jadwal seharusnya setelah roket Rusia yang dikirim untuk menjemput mereka meledak di udara.

Setelah hampir 200 hari tinggal di luar angkasa, para astronot tersebut menyerahkan pengendalian ISS kepada kosmonot Rusia Gennady Padalka. Demikian seperti dilansir BBC News, Kamis petang (11/6).

Di antara ketiga astronot internasional itu adalah astronot wanita asal Italia Samantha Cristoforetti, yang menjadi astronot wanita paling lama tinggal di luar angkasa. Modul luar angkasa Soyuz yang membawa mereka ke bumi, mendarat di Kazakhstan, Kamis kemarin.

“Ini adalah pendaratan ‘textbook’ bagi para awak ‘Expedition 43’,” kata jubir NASA menyebut pendaratan misi ke-43 di ISS ini.

ISS merupakan laboratorium luar angkasa yang dimiliki bersama oleh negara-negara di dunia yang mengorbit bumi di ketinggian sekitar 400 km.

Ketiga astronot yang mendarat tersebut adalah Terry Virts yang menjadi komandan misi, Anton Shkaplerov dan Cristoforetti. Ketiganya telah tinggal di luar angkasa selama hampir 7 bulan.

Menurut pernyataan badan ruang angkasa AS, NASA, selama itu tim tersebut telah melayang-layang di angkasa sejauh 84 juta mil, sejak meluncur ke luar angkasa tanggal 24 November 2014 lalu.

Mereka seharusnya kembali ke bumi sebulan yang lalu, namun tertunda setelah roket pembawa modul pendarat dan perbekalan yang diluncurkan Rusia, Progress M-27M, meledak di atmosfir bulan lalu.

Dengan misi ini, Cristoforetti menjadi astronot wanita terlama yang tinggal di luar angkasa selama, yaitu selama 199 hari, memecahkan misi sebelumnya selama 193 hari. Astronot berusia 38 tahun itu tetap aktif di dunia Twitter selama di luar angkasa, dan bertambah terkenal setelah memperkenalkan mesin pembuat racikan kopi espresso di luar angkasa.

Misi ‘Expedition 44’ yang kini berada di ISS dipimpin Astronot AS Padalka dengan anggota Scott Kelly dari AS dan Mikhail Kornienko dari Rusia. Kelly dan Kornienko telah berada di ISS selama 9,5 bulan dan akan menjadi astronot terlama tinggal di ISS setelah setahun.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL