boko haramYaounde, LiputanIslam.com — 27 tawanan kelompok Boko Haram termasuk 10 pekerja Cina, telah dibebaskan. Juga termasuk yang dibebaskan adalah istri dari Wakil Perdana Menteri Amadou Ali.

Hal ini disampaikan Presiden Kamerun Paul Biya melalui siaran radio di ibukota Kamerun Yaounde, Sabtu (11/10), sebagaimana dilaporkan BBC News.

Presiden Paul Biya mengatakan bahwa para tawanan yang ditangkap oleh Boko Haram pada bulan Mei dan Juli lalu di dekat perbatasan Kamerun-Nigeria itu dalam kondisi aman. Namun tidak disebutkan apakah pembebasan itu melalui operasi militer atau dengan pembayaran tebusan.

Pada bulan Juli lalu Kamerun, Nigeria dan Chad setuju membentuk pasukan gabungan sebanyak 2.800 personil  untuk mengatasi kelompok Boko Haram di kawasan. Kamerun juga telah meningkatkan jumlah pasukannya di perbatasan dengan Nigeria utara yang menjadi basis utama gerakan Boko Haram.

“Ke-27 tawanan itu yang diculik pada tanggal 16 Mei di Waza dan pad 27 Juli di kota Kolofata telah diserahkan ke otoritas Kamerun malam ini,” kata Biya.

“10 pekerja Cina, istri wakil perdana menteri Amadou Ali, Lamido (pimpinan agama lokal) Kolofata, dan keluarga mereka yang turut diculik, kini dalam kondisi aman,” kata Biya.

Pada bulan Juli lalu pemerintah Kamerun mengumumkan penculikan istri wakil perdana menteri dan pembantunya dalam sebuah serangan sengit ke kediamannya di kota Kolofata. Amadou Ali sendiri berhasil menyelamatkan diri ketika istrinya ditangkap Boko Haram.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL