serangan burkina fasoOuagadougou, LiputanIslam.com — Lebih dari 20 orang tewas akibat serangan kelompok al-Qaeda terhadap sebuah hotel yang banyak ditempati staff PBB dan warga asing di ibukota Burkina Faso, Ouagadougou.

Press TV melaporkan, hari ini (16/1), serangan terjadi di Hotel Splendid di kawasan bisnis ibukota uagadougou, Jumat malam (15/1). Dalam serangan itu anggota Al Qaida membakar sekitar 10 kendaraan di luar hotel dan menembak ke udara untuk membubarkan warga yang mendekat, sebelum kedatangan aparat keamanan.

Menurut laporan para saksi sekitar empat atau lima orang militan terlibat dalam aksi ini. Tentara dikabarkan telah mengepung mereka setelah terjadi tembak-menembak dan ledakan-ledakan bom.

Para militan itu juga menyerang Cappucino Cafe yang berada di depan hotel, yang juga banyak didatangai para ekspatriat asing. Sejumlah korban yang belum diketahui jumlahnya, jatuh dalam serangan di sini.

Kelompok Al Qaida Afrika Utara (AQIM) mengaku bertanggungjawab atas serangan ini.

Pada Sabtu pagi, Dubes Perancis untuk Burkina Faso, Gilles Thibault menulis di akun Twitter bahwa jam malam telah diberlakukan di Ouagadougou pada pukul 23.00 hingga pukul 06.00 keesokan harinya. Kedubes Perancis juga telah membentuk unit penanganan krisis untuk membantu 3.500 warga negara Perancis yang tinggal di negara Afrika ini.

Menyebut aksi tersebut sebagai ‘serangan teroris’, pemerintah Perancis menghimbau warganya untuk tinggal di rumah dan menjauhi area terbuka.

Saat berita ini ditulis, masih terjadi operasi pembebasan, sementara sebagian hotel mengalami kebakaran. Aparat keamanan sejauh ini telah membebaskan delapan tawanan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL