Cambodia Khmer Rouge Trial-5Phnom Penh, LiputanIslam.com — 2 pemimpin terakhir Khmer Merah Kamboja mulai menjalani persidangan kedua atas dakwaan kejahatan kemanusiaan regim Khmer Merah, di Phnom Penh, Rabu (30/7). Demikian dilaporkan BBC News, Rabu (30/7).

Khieu Samphan, mantan kepala negara regim dan Nuon Chea, deputi pemimpin tertinggi regim Pol Pot yang telah meninggal, menjalani sidangnya dengan dakwaan mencakup kejahatan pembunuhan massal terhadap warga keturunan Vitnam dan kaum muslim minoritas Cham.

Dakwaan atas keduanya sengaja dibuat terpisah untuk mempermudah prosesnya mengingat para tersangka semuanya sudah berusia lanjut. Dalam persidangan pertama, keduanya dituduh melakukan pemaksaan terhadap penduduk kota untuk menjadi pekerja di  kamp-kamp kerja paksa.

Regim Khmer Merah memerintah Kamboja selama 4 tahun antara tahun 1975 hingga 1979. Lebih dari 2 juta orang diyakini telah tewas akibat aksi-aksi brutal regim tersebut, terutama malalui tindakan hukuman mati, kerja paksa atau karena kelaparan.

Pemimpin kelompok ini, Pol Pot meninggal tahun 1997 dan hingga saat ini baru seorang pejabat regim yang telah dijatuhi hukuman, yaitu mantan kepala penjara Duch.

2 pejabat regim lainnya telah disidang, namun Ieng Sary sang mantan menteri luar negeri regim dan mantan menteri sosial Ieng Thirith dianggap tidak layak menjalani sidang karena kesehatannya.

Dalam persidangan kedua ini isu pernikahan paksa dan pemerkosaan sistematis juga menjadi dakwaan.

Persidangan diperkirakan akan memakan waktu hingga tahun 2016 mendatang dan jaksa telah menuntut hukuman penjara seumur hidup.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL