turis inggrisBangkok, LiputanIslam.com — Dua pekerja asal Burma mengaku telah membunuh 2 turis asal Inggris di Pulau wisata Koh Tao bulan lalu. Demikian keterangan polisi Thailand.

Kedua turis Inggris tersebut, Hannah Witheridge dan David Miller ditemukan tewas di dekat bungalow mereka tanggal 15 September lalu di tepi pantai Pulau Koh Tao, dengan kondisi terluka parah. Sebuah cangkul yang digunakan sebagai alat untuk membunuh keduanya ditemukan tidak jauh dari keduanya.

Polisi langsung melakukan penangkapan terhadap beberapa pekerja asal Burma setelah rekaman CCTV yang diperoleh polisi memperlihatkan seorang warga Asia berada di tempat kejadian sebelum pembunuhan.

Polisi Thailand memastikan DNA yang diambil dari tubuh kedua turis tersebut cocok dengan DNA dua pekerja Burma tersebut. Polisi merencanakan untuk menampilkan kedua tersangka tersebut ke publik di Pulau Koh Tao, hari ini (3/10). Demikian laporan BBC News.

Belum diketahui, siapa yang mendapatkan hadiah £13.000 yang disediakan polisi bagi pemberi informasi tentang tersangka pembunuhan kedua turis.

Lebih dari 100 detektif dan polisi terlibat dalam penyidikan kasus ini.

Penyelidikan post-mortem menunjukkan bahwa kedua korban tersebut tewas akibat pukulan benda tajam di kepala dan ditenggelamkan.

Jenasah Miller direncanakan akan dikebumikan di kampung halamannya di Jersey, Inggris, hari ini (3/10).

Pembunuhan atas 2 turis Inggris ini terjadi tidak lama setelah 2 mahasiswa kedokteran Inggris tewas dibunuh oleh warga lokal di Serawak, 7 Agustus lalu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL