kereta api anjlok indiaNew Delhi, LiputanIslam.com — Dua rangkaian kereta api penumpang anjlok dari relnya di negara bagian Madhya Pradesh, India. Musibah dipicu oleh banjir yang merusak jembatan. Setidaknya 24 tewas dalam insiden itu.

Seperti dilaporkan BBC News, Rabu (5/8), jembatan di dekat kota Harda ambruk setelah dua kereta api melintas berlawanan arah, mengakibatkan sejumlah gerbong masuk ke dalam sungai. Selain korban tewas setidaknya 25 mengalami luka-luka dan 300 orang berhasil diselamatkan dari bahaya.

Kereta api Kamayani Express dari Varanasi menuju Mumbai anjlok pertama kali, disusul oleh kereta api Janata Express yang melaju dari arah berlawanan.

“Air memenuhi gerbong hingga pinggang,” kata seorang penumpang kepada televisi lokal.

Media India Press Trust of India menyebutkan belum ada kejelasan tentang jumlah penumpang dalam kedua kereta api itu.

Jembatan yang ambruk itu melintasi Sungai Machak, 950 km dari ibukota News Delhi. Para pekerja keselamatan harus bekerja semalaman di tengah kegelapan untuk menyelamatkan korban yang terperangkap.

Musibah ini merupakan bagian dari rangkaian musibah yang dipicu oleh badai Siklon Komen yang melanda India beberapa hari terakhir. Lebih dari 100 orang tewas akibat banjir, tanah longsor dan bangunan yang runtuh.

Pada Rabu pagi semua gerbong yang anjlok sudah dievakuasi dan mayat-mayat korban telah ditemukan. Demikian keterangan kepala kepolisian kereta api negara bagian Madhya Pradesh MS Gupta kepada kantor berita AFP. Namun ia menambahkan bahwa jumlah korban tewas kemungkinan bisa bertambah.

India adalah negara pengguna kereta api terbesar di dunia dengan 12.000 kereta api penumpang mengangkut 23 juta penumpang setiap hari.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL