SPAIN-POLITICS-REGION-CATALONIA-DIADABarcelona, LiputanIslam.com — Diperkirakan hingga sebanyak 2 juta orang warga Provinsi Katalan, Spanyol, menggelar pawai besar-besar mendukung pemisahan dari Spanyol, Kamis (11/9). Demikian Russia Today melaporkan hari ini (12/9).

Demonstran memadati jalanan di ibukota Katalan, Barcelona, Kamis (11/9), bersamaan dengan peringatan Hari Nasional Katalan, menuntut kemerdekaan dari Spanyol.

Para pendukung kemerdekaan itu mengenakan baju berwarna merah dan kuning, warna tradisional warga Katalan dalam perayaan La Diada, Hari Nasional Katalan. Sekitar 500.000 di antara mereka membentuk simbol V (vote), sebagai bentuk dukungan bagi pilihan kemerdekaan.

“Ini akan menjadi kemenangan rakyat jika kami dibolehkan untuk memilih. Jika kami hidup di negara demokrasi maka kami harus diijinkan untuk memilih,” kata Montserrat (58 tahun) kepada Reuters.

Para pemimpin Katalan menganggap wilayah mereka akan lebih baik secara politik, ekonomi maupun sosial, jika lepas dari Spanyol.

“Kami raya kami akan sanggup untuk mengatur sumber daya kami sendiri. Kami bisa melakukannya lebih baik dengan pendekatan kepada rakyat dan juga kami akan memiliki kesempatan lebih baik untuk memenuhi keinginan kami,” kata Alfred Bosch, anggota parlemen Spanyol dari Katalan, kepada Russia Today.

Pada hari Rabu (10/9) Artur Mas, menteri urusan Katalan, mengatakan, “secara praktis tidak mungkin untuk menolak warga Katalan untuk menentukan pilihannya”.

“Jika warga Katalan menginginkan kemerdekaan bagi masa depannya sendiri, secara praktis tidak mungkin untuk menghentikan mereka selamanya,” katanya kepada AFP.

Namun pemerintah Spanyol berkukuh menganggap bahwa referendum merupakan langkah ilegal karena tidak dikenal oleh konstitusi.

Gerakan kemerdekaan Katalan semakin kuat dari tahun ke tahun, semakin kuat setelah terjadinya krisis keuangan Uni Eropa beberapa tahun lalu. Wilayah otonomi ini dihuni oleh 7,5 juta penduduk menyumbang hampir seperempat GDP Spanyol.

Di sisi lain, terdapat ketidak puasan di antara warga yang menganggap harus membagi pendapatan mereka kepada warga Spanyol di provinsi lainnya. Dalam sebuah jajak pendapat bulan April menunjukkan 45% warga Katalan percaya pemisahan dari Spanyol akan membuat mereka lebih sejahtera.

Katalan yang memiliki bahasa dan kultur yang berbeda dengan Spanyol, menduduki peringat 64 provinsi/negara bagian paling sejahtera di dunia.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL