black-panthers-7Washington DC, LiputanIslam.com — Dua anggota kelompok ekstremis kulit hitam Black Panther ditangkap polisi karena tengah merencanakan serangam bom dan pembunuhan.

Seperti dilaporkan RIA Novosti, mengutip St. Louis Post-Dispatch, Jumat (28/11), Brandon Orlando Baldwin dan Olajuwon Ali Davis, keduanya warga St Louis, Missouri, tengan merencanakan untuk membunuh Jaksa Wilayah Louis County, Attorney Robert McCulloch dan kepala polisi Tom Jackson, yang terlibat dalam penyidikan penembakan Michael Brown, warga kulit hitam di Ferguson.

Selain itu mereka juga diketahui telah merencanakan seragan bom di Monumen Gateway Arch. Namun tidak diketahui apakah serangan ini ditujukan untuk membunuh pejabat kejaksaan dan kepolisian tersebut.

Sebagaimana diketahui, dalam persidangan kasus ini yang digelar hari Senin (24/11), polisi penembak Brown, dibebaskan dari tuntutan.

Laporan-laporan menunjukan bahwa keduanya juga bermaksud untuk membeli 2 bom lagi, namun kekurangan dana. Baldwin juga diketahui telah membeli senjata pistol kaliber 0,45 Hi-Point.

Kini polisi tengah melakukan pendalaman atas kasus ini untuk menemukan tuduhan-tuduhan lainnya.

Baldwin dan Davis ditangkap Jumat (21/11) atau 3 hari sebelum McCulloch mengumumkan pembebasan Darren Wilson, polisi penembak Michael Brown, dari tuntutan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL