euro tunnel2Paris, LiputanIslam.com — Sekitar 2.000 imigran gelap berusaha memasuki terowongan Channel yang menghubungkan daratan Eropa dengan Inggris, dalam upaya mereka masuk ke Inggris secara ilegal. Upaya penerobosan itu terjadi di Calais, Perancis, pada Senin malam waktu setempat (27/7).

Sebagian dari imigran itu mengalami luka-luka dalam peristiwa itu, demikian jubir operator Eurotunnel menyebutkan tanpa memberikan penjelasan lebih detil, seperti dilansir BBC News, Rabu (29/7).

Insiden ini juga mengakibatkan terhambatnya layanan kereta api yang menghubungkan dari dan ke Inggris. Para penumpang dari Inggris tertunda keberangkatannya hingga satu jam, sementara dari Perancis tertunda setengah jam pada hari Selasa (28/7).

Eurotunnel kini menghadapi masalah sehari-hari dari para imiegran gelap yang berusaha menyusup ke Inggris. Terkadang upaya nekad itu menimbulkan kehilangan jiwa.

Pemerintah Inggris setuju untuk menyediakan dana tambahan sebesar £7 juta atau sekitar Rp150 miliar untuk meningkatkan keamanan di ujung terowongan di Calais, Perancis. Demikian pernyataan Mendagri Theresa May. Pada hari Selasa Mendagri Perancis Bernard Cazeneuve berada di Inggris untuk membicarakan masalah ini dengan pejabat terkait.

Menurut jubir Eurotunnel para imigran gelap itu memasuki terowongan pada tengah malam hingga fajar.

“Ini adalah upaya penyusupan terbesar dalam beberapa bulan terakhir. Seluruh personil keamanan kami sebanyak 200 orang, juga polisi telah dipanggil untuk mengatasi masalah ini,” katanya.

Untuk mencapai Inggris, para penyusup itu berusaha menaiki kereta barang dengan terlebih dahulu membongkar pagar pengaman.

Belum lama ini ditemukan 8 jenasah imigran gelap di dalam terowongan. Sementara minggu lalu mayat seorang imigran gelap juga ditemukan di atap kereta api di stasiun Folkestone, Inggris selatan, mengakibatkan tertundanya perjalanan kereta api melalaui terowongan selama berjam-jam.

AFP malaporkan bahwa sejak bulan Juli ini sekitar 3.000 imigran gelap, terutama asal Ethiopia, Eritrea, Sudan dan Afghanistan, telah berkemah di Calais untuk menyusup ke Inggris.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL