kapal imigranLampedusa, LiputanIslam.com — Aparat keamanan Italia kembali menemukan belasan korban tewas dalam kapal pengangkut imigran asal Afrika.

Dilaporkan oleh BBC dengan mengutip kantor berita Italia Ansa, Sabtu (19/7), petugas keamanan pengawal pantai Italia menemukan 18 jenasah di dalam kapal pengangkut imigran yang dijejali oleh 600 pencari suaka dari Afrika.

Para korban tersebut diduga kuat kehabisan nafas setelah berada di dek bawah yang dipenuhi asap mesin yang bocor.

Ini adalah insiden terakhir dimana kapal imigran asal Afrika berlayar menuju Pulau Lampedusa, Italia. Kapal ini disergap oleh pasukan pengawal pantai Italia setelah diketahui mengirimkan pesan darurat.

Dua penumpang telah dibawa ke rumah sakit di Sisilia untuk mendapatkan pertolongan.

Dalam insiden sejenis bulan lalu, sebanyak 45 imigran juga tewas akibat kehabisan nafas di dalam perahu nelayan yang dijejali ratusan imigran. Sementara pada hari Jumat (18/7), Ansa melaporkan 60 orang imigran tewas tenggelam akibat perahu yang ditumpanginya bocor.

Diduga terkait dengan konflik politik yang terus bergejolak di negara-negara Afrika utara seperti Mesir dan Libya, jumlah imigran yang hendak mencari peruntungan dengan berlayar ke Italia semakin tinggi akhir-akhir ini.

Lembaga linas batas Uni Eropa Frontex menyebutkan bahwa hampir 60.000 imigran telah mendarat di Italia tahun ini. Kebanyan dari mereka berasal dari Afrika dan Timur Tengah yang rela membayar mahal kepada penyelundup imigran dari Libya dan Tunisia, yang mengirimkan mereka dengan perahu-perahu yang kondisinya membahayakan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL