rusia metroMoskow, LiputanIslam.com — Setidaknya 19 orang tewas dan sejumlah orang lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan KA bawah tanah di Moskow, Selasa (15/7). Demikian keterangan pejabat Rusia kepada BBC.

Menurut keterangan pejabat tersebut, kecelakaan terjadi ketika satu rangkaian kereta api mengalami rem mendadak dan terlempar dari relnya, di jam kerja yang sibuk Selasa (15/7) pagi. Penyebab kecelakaan diduga karena adanya goncangan arus listrik.

Kereta metro tersebut mengalami kecelakaan antara stasiun Slaviansky Boulevard dan stasiun Park Pobedy (Victory Park) di bagian barat Moskow. Sekitar 50 orang berada dalam kondisi luka serius. Demikian laporan kantor berita Itar-Tass sebagaimana dikutip BBC News.

“Kereta berhenti secara tiba-tiba, lampu padam dan terjadi kebakaran dan muncul asap. Kami terkunci di dalam,” kata seorang penumpang kepada Russian TV.

Beberapa mayat berhasil diangkut keluar terowongan, namun sejumlah mayat lainnya masih berada di bawah. Kata pejabat kesehatan. Secara keseluruhan lebih dari 1.100 orang berhasil dievakuasi.

Suara-suara kritis menyebutkan pemerintah terlalu agresif meningkatkan kuantitas layanan kereta api metro, namun tidak diimbangi dengan pemeliharaannya.

Park Pobedy adalah jalur terowongan paling dalam, mencapai 84 meter, sehingga upaya penyelamatan menjadi lebih sulit. Tidak ada warga asing dilaporkan berada di antara penumpang.

Kereta api dan jaringan transportasi Rusia telah menjadi sasaran favorit kelompok-kelompok militan beberapa waktu lalu. Namun dalam kasus terakhir ini tidak ada indikasi keterlibatan mereka.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL