Crisis Continues In Eastern UkraineKiev, LiputanIslam.com — Setidaknya 19 tentara Ukraina tewas akibat serangan roket yang dilakukan milisi separatis Ukraina timur, Jumat (11/7). Demikian keterangan jubir militer Ukraina sebagaimana dilaporkan CNN.

Serangan terjadi di dekat kota Zelenopolsk, Provinsi Lugansk. Demikian jubir militer Ukraina Yuriy Stets menyebutkan. Setidaknya 55 orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan itu.

Sementara itu kantor kepresidenan Ukraina, di situs resmi Presiden Petro Poroshenko, menuduh separatis menembakkan roket-roket Grad buatan Rusia terhadap pasukan Ukraina.

“Militan akan membayar 100 nyawa untuk setiap nyawa pasukan kita,” tulis Poroshenko di situs resminya.

“Tidak seorang pun teroris yang bisa menghindar dari tanggungjawab, setiap dari mereka akan dihukum,” tambahnya.

Sementara itu Uni Eropa hari Jumat, mengumumkan tambahan sanksi terhadap 11 orang terkait krisis Ukraina. Sampai saat ini jumlah orang terkena sanksi penyitaan aset terkait krisis di Ukraina telah mencapai 72, sebagian besar adalah warga negara Rusia dan Ukraina. Namun nama-nama mereka yang terkena sangksi baru ini baru diumumkan hari Sabtu.

Di antara mereka yang terkena sanksi tersebut adalah Vyacheslav Ponomaryov, walikota Slovyansk, dan Vladimir Shamanov, komandan pasukan terjung payung Rusia.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL