pembantu rumah tanggaJakarta, LiputanIslam.com — Sebanyak 16 orang pekerja rumah tangga dilaporkan mengalami penyiksaan oleh majikannya yang seorang istri Jenderal di Bogor, Jawa Barat. Sebanyak 14 orang di antaranya saat ini sudah dievakuasi di kantor Kepolisian Resor Bogor. Namun 2 sisanya masih berada di rumah tersebut.

“Sebanyak 13 orang sudah dievakuasi,” kata pendamping para PRT dari LBH Keadilan Bogor Raya Syamsul Alam Agus kepada media, Rabu (19/2). Menurutnya sekitar pukul 18.00 WIB malam, kepolisian mendatangi rumah majikan mereka di kawasan Perumahan Bogor Baru, Bogor Tengah.

Saat ini, menurut Alam, semua PRT yang diamankan sudah mendapat perlindungan dari kepolisian dan sedang dimintai keterangan. “Mereka sedang beri keterangan,” kata dia.

Sebelumnya, seorang PRT atas nama Yuliana Lewer melaporkan majikannya yang diketahui merupakan istri dari Perwira Tinggi (Pati) Polri Brigjen MS atas penganiayaan yang diterimanya. Dalam laporannya, korban mengaku kerap dipukuli dan dicakar oleh MS, majikan perempuannya, jika ada hal dianggap tidak sesuai dengan keinginan MS.

Berdasarkan informasi, belasan PRT yang bekerja di rumah milik Jendral tersebut sering mendapat perlakuan kasar bahkan hingga kini upahnya tidak pernah diberikan. Ada pula salah satu pembantu di rumah itu yang sudah bekerja selama 2.5 tahun akan tetapi upahnya tidak diberikan.(ca/tempo.co)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL