mudik dengan kereta apiJakarta, LiputanIslam.com — PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mulai menjual tiket kereta tambahan untuk perjalanan mudik Lebaran pada hari Kamis (15/5). Tiket yang dijual untuk keberangkatan kereta pada H-7 sampai H+7 Lebaran. Demikian Vice  President Public Relation PT KAI Sugeng Priyono kepada pers, Sabtu (10/5).

Namun Sugeng belum bisa merinci jumlah tambahan kursi yang disediakan selama musim ramai tersebut. “Senin lusa (12 Mei 2014) kami akan umumkan selengkapnya,” tuturnya.

Sebelumnya, dikabarkan akan ada tambahan 30 gerbong kereta yang bakal diumumkan pada 15 Mei 2014.

Seperti yang sudah-sudah, PT KAI akan melayani pembelian tiket kereta tambahan Lebaran ini secara online melalui mitra mereka. Kanal yang disediakan di antaranya adalah laman resmi PT KAI, sambungan telepon 121, Indomaret, Alfamart, kantor pos, dan agen perjalanan wisata.

Sebelumnya, PT KAI resmi membuka pembelian tiket kereta api untuk mudik pada 21 April 2014. Sesuai dengan ketentuan PT KAI, tiket kereta api bisa dipesan 90 hari sebelum keberangkatan. Namun semua tiket 260 rangkaian kereta reguler itu kini telah habis terjual.

Adapun Direktur Jenderal Perkereta-apian Kementerian Perhubungan Hermanto Dwiatmoko mengimbau masyarakat yang belum kebagian tiket untuk tetap tenang. “Jangan khawatir karena itu masih tiket reguler. Nanti ada tiket khusus Lebaran,” katanya beberapa waktu lalu.

80% Tiket Mudik Lebaran Pesawat Garuda Terjual
Sementara itu terkait angkuta lebaran, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk Emirsyah Satar menjelaskan, hingga kini tiket pesawat untuk arus mudik lebaran sudah hampir 80 persen terjual. Pada tahun lalu, maskapai pelat merah ini menyiapkan 88 penerbangan ekstra dengan 15.354 kursi tambahan di sejumlah rute domestik dan internasional selama tujuh hari sebelum dan sesudah hari Lebaran.

Untuk menghadapi lonjakan jumlah pemudik pada tahun ini, perusahaan juga telah menyiapkan kursi tambahan dan berencana menggunakan pesawat berkapasitas penumpang lebih banyak. “Biasanya kita tambah frekuensi penerbangan dan tidak akan menjual tiket promo,” tutur Emirsyah, Jumat (9/5).

Emirsyah menjelaskan, seperti pada tahun-tahun sebelumnya, frekuensi penerbangan pada masa liburan Idul Fitri akan naik dengan rentang 10–5 persen dibanding hari normal. Sejumlah rute yang akan ditambah jumlah penerbangannya, terutama untuk keberangkatan ke kota-kota ramai seperti Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Medan serta Hong Kong dan Seoul untuk kota di luar negeri.

Garuda Indonesia memang berencana menambah jumlah pesawat hingga menjadi 169 unit pada tahun ini, terlepas dari kebutuhan pada saat Lebaran. Pada tahun lalu, Garuda Indonesia hanya memiliki 140 pesawat dan telah mengangkut lebih dari 25 juta orang.

Pada 2013, Kementerian Perhubungan mencatat puncak arus balik dengan pesawat terjadi pada dua hari setelah Lebaran (H+2). Pada saat itu, jumlah penumpang rute domestik sebanyak 171.970 orang atau naik 8,64 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 158.294 orang.(ca/tempo.co)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL