scaffolding runtuhHanoi, LiputanIslam.com — Setidaknya 14 orang pekerja bangunan tewas akibat runtuhnya scaffolding di Provinsi Ha Tinh, Vietnam. Media resmi Vietnam melaporkan.

Sebagaimana dilansir BBC News, musibah tersebut terjadi hari Rabu petang (25/3) di sebuah bangunan yang tengah dibuat di wilayah zona ekonomi Vung Ang. Sekitar 30 orang lainnya terluka akibat musibah itu.

Para pekerja langsung melakukan pertolongan dan pencarian korban di reruntuhan bangunan. Para pekerja itu diketahui tengah mengerjakan proyek pelabuhan ‘bendungan laut’ (seawall).

Kompleks industri tersebut diketahui sebagai milik perusahaan Taiwan, Formosa Plastics. Para pekerjanya  berasal dari perusahaan subkontraktor cabang dari Samsung Group, Korea.

Seorang korban yang terluka mengatakan, scaffolding (tangga besi berangkai) itu mulai terasa goyah sekitar sejam setelah mereka mulai bekerja. Orang-orang yang panik berebutan untuk turun, namun justru membuat scaffolding itu runtuh.

“Setelah 10 menit, scaffolding setinggi 20 meter itu tiba-tiba runtuh. Saya mencoba meraih tiang besi, namun terjatuh,” kata Dan Ninh Dan kepada Associated Press.

“Orang-orang berteriak meminta pertolongan dari balik reruntuhan. Saya sangat beruntung masih hidup,” tambahnya.

Junit Formosa Plastics, Pham Tran De, mengatakan ada ribuan orang di lokasi bangunan itu saat terjadinya bencana dan jumlah korban sebenarnya dari musibah itu masih belum diketahui pasti.

“Para petugas masih aktif memindahkan reruntuhan untuk menolong korban yang terperangkap,” katanya.

Kawasan industri Vung Ang adalah tempat dimana aksi kerusuhan anti-Cina terjadi tahun lalu, menyusul terjadinya ketegangan wilayah di Laut Cina Selatan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*