London, LiputanIslam.com–Sekitar 25 pesen keluarga termiskin di Inggris alami kelaparan karena kekurangan uang. Demikian hasil dari survey yang dilakukan oleh Food Standards Agency (FSA).

FSA adalah sebuah badan pemerintah yang bertugas melindungi kesehatan publik yang berhubungan dengan makanan. Survey dari mereka menemukan bahwa 8 persen responden mengalami kekurangan pangan yang sangat parah.

Itu artinya, sekitar 4 juta orang dewasa Inggris mengalami kelaparan.

Survey ini memperlihatkan bahwa lebih dari sepertiga orang-orang pengangguran kekurangan makanan karena tidak punya uang. Sedangkan 47 persen lainnya mengatakan seringkali khawatir jika suplai makanan mereka habis sebelum mendapat uang lebih banyak.

Sejumlah ahli nutrisi telah meminta pemerintah Inggris untuk meninjau dampak negatif yang dirasakan masyarakat miskin.

“Survey ini memperlihatkan betapa serius kondisi orang-orang yang tidak punya cukup uang untuk makan,” kata Rachel Loopstra, dosen bidang nutrisi di King’s College London,

Anna Taylor, direktur eksekutif Food Foundation menilai data dari survey FSA tersebut “sangat mengejutkan.”

“Pemerintah harus menjalankan program Healthy Start untuk ibu-ibu yang berpendapatan rendah, mengatasi kesenjangan dalam penyediaan makanan selama liburan sekolah, dan meninjau kebijakan kesejahteraan kita untuk melindungi orang-orang yang membutuhkan.” kata Taylor.

Para aktivis sebelumnya sudah meminta pemerintah untuk mengontrol level kerawanan pangan di Inggris, namun permintaan tersebut selalu ditolak oleh Downing Street. (ra/rt)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL