terjun payungWellington, LiputanIslam.com — Sebuah pesawat yang membawa sejumlah penerjun payung jatuh di wilayah Selandia Baru. Namun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, karena ke-13 penumpang dan pilot yang ada di dalam pesawat, terjun keluar dengan parasut sebelum pesawat itu jatuh ke bumi.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Rabu (7/11), mereka semua berhasil keluar dengan selamat sebelum pesawat ringan itu jatuh dan masuk ke danau. Saksi mata mengaku melihat satu persatu orang melompat keluar dari pesawat ketika pesawat masih di udara. Para saksi mata menyebutkan, tidak lama setelah melompat orang-orang itu mengembangkan parasut mereka.

“Saya melihat semua orang keluar dari pesawat dan selanjutnya pesawat sudah berada di dalam danau. Saya pikir pilot pesawat keluar paling akhir, karena dia mendarat di atas pohon blackberry,” tutur saksi mata, Bevan Johnhill, kepada BBC.

Otoritas setempat menyebut pesawat itu mengalami gagal mesin ketika terbang di atas Lake Taupo yang berjarak 280 km dari Auckland. Pesawat ini terbang untuk melakukan aktivitas terjun payung.

Tayangan televisi setempat menunjukkan bangkai pesawat kecil tersebut telah tenggelam di dalam danau yang sebenarnya dangkal.

“Ini sungguh keajaiban,” sebut direktur eksekutif operator pesawat tersebut, Skydive Taupo, Roy Clements.

Clements menegaskan, seluruh penumpang dan pilot yang ada di pesawat berhasil keluar dan mendarat dengan selamat di darat dengan menggunakan parasut.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*