mass pastorMadrid, LiputanIslam.com — Sepuluh orang pastor didakwa telah melakukan penganiayaan seksual pada persidangan hari Selasa (27/1). Sementara Paus Fransiskus telah menelepon korban untuk menyampaikan permohonan maaf dari gereja, demikian laporan dalam dokumen Pengadilan Granada, Spanyol.

Keduabelas pastor itu dituduh melakukan kekerasan seksual terhadap empat remaja pria antara tahun 2004 dan 2007. Kardinal Granada, Francisco Javier Martinez, kemudian membebastugaskan semua pastor yang terkait dalam kasus kekerasan seksual itu. Demikian seperti dilaporkan Antara.

Korban, yang kini berusia 24 tahun, menulis surat kepada Paus untuk mengatakan bahwa ia mengalami pelecehan seksual saat menjadi putra altar. Paus menghubungi pria muda itu untuk meminta maaf pada bulan Agustus tahun lalu. Berita yang dilansir media Spanyol Religion Digital pada bulan November 2014 kemudian dibenarkan oleh Paus. November lalu Paus mengatakan ia memerintahkan gereja untuk melakukan penyelidikan.

Korban mengaku penganiayaan itu terjadi selama bertahun-tahun ketika ia berusia antara 14 hingga 17 tahun di sebuah rumah yang disewa oleh para tersangka di pinggiran Granada menurut dokumen pengadilan yang dikutip kantor berita Reuters.

Paus Fransiskus berjanji tidak akan memberikan toleransi pada penganiayaan seksual terhadap anak-anak oleh para rohaniwan setelah skandal-skandal gereja di sejumlah negara terungkap selama beberapa tahun.

Kelompok yang mewakili para korban mengatakan tindakan Paus itu masih kurang keras.

Vatikan tahun lalu menyatakan telah memberhentikan 850 pastor antara 2004 hingga 2013 karena mereka dituduh melakukan penganiayaan seksual terhadap anak, demikian seperti dilansir kantor berita Reuters.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*