malalaIslamabad, LiputanIslam.com — Sebuah pengadilan di barat-laut Pakistan, hari Kamis (30/4), menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup terhadap 10 orang yang didakwa melakukan penyerangan terhadap aktifis perempuan Malala Yousafzai tahun 2012 lalu.

Malala Yousafzai yang saat itu berumur 15 tahun ditembak di kepalanya saat berangkat sekolah dengan sebuah bus di Lembah Swat. Nyawanya berhasil diselamatkan setelah ia diterbangkan ke Inggris untuk mendapatkan perawatan intensif. Selain Malala, beberapa temannya juga mengalami luka-luka, namun mereka hanya mendapatkan perawatan lokal.

Peristiwa tersebut rupanya menjadi berkah luar biasa bagi Malala karena kemudian ia mendapatkan sejumlah penghargaan bergengsi dan ia pun menjadi selebritis dunia. Pada tahun 2014 ia bahkan mendapatkan hadiah Nobel karena dianggap berjasa membela hak-hak anak-anak.

Para pejabat setempat, seperti dilansir BBC News, mengatakan bahwa ke-10 tersebut hanyalah operator lapangan, bukan termasuk orang yang dianggap sebagai organiser penyerangan. Ke-10 orang itu adalah anggota kelompok Taliban Pakistan.

Selain itu Ataullah Khan, (23 tahun) salah seorang yang juga diketahui terlibat dalam serangan, tidak termasuk di antara ke-10 orang itu.

Malala yang kini berumur 17 tahun kini tinggal di Birmingham, Inggris bersama kedua orang tuanya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL